GUBERNUR NTT MEMBERI KULIAH UMUM DI STKIP DAN STIKES ST.PAULUS RUTENG

STKIP ST. PAULUS-RUTENG,  Kamis (11/1/2019), Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilo Laiskodat, S.H memberikan kuliah umum untuk Sivitas akademika STKIP dan STIKes Santu Paulus Ruteng

Kedatangan Orang nomor satu NTT tersebut disambut meriah oleh  keluarga besar Yayasan Santu Paulus Ruteng dalam acara Tuak Curu dan Tarian Tiba Meka yang dibawakan oleh anggota UKM Budaya dan Pariwisata STKIP Santu Paulus Ruteng.

Suasana Penjemputuan                                 (Sumber Foto: Team YPS)

Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng Dr. Yohanes Servatius Lon dalam sambutan di hadapan peserta kuliah umum yang memenuhi aula Missio kampus STKIP Santu Paulus Ruteng menyatakan apresiasinya terhadap kedatangan gubernur. “Hari ini keluarga besar Yayasan Santu Paulus Ruteng, Sivitas Akademika STKIP dan STIKES Santu Paulus Ruteng dipenuhi rasa sukacita yang besar. Kami berbangga dan sangat bersyukur karena Bapak gubernur berkesempatan memberi kuliah umum kepada kami, ini adalah kerinduan kami selama ini untuk bertatap muka secara langsung dengan pimpinan tertinggi NTT dan ingin mendengarkan visi misi Bapak yang bagus dan siap mengubah wajah NTT”

Lebih lanjut, pimpinan  STKIP  mengungkapkan komitmen Yayasan Santu Paulus dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Manggarai raya khususnya dan NTT umumnya,  sekaligus menyampaikan harapan dan pencapaian Sivitas Akademika STKIP  dan STIKes selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Ucapan Selamat Datang Ketua STKIP St. Paulus Kepada Gubernur NTT

 

Sementara gubernur NTT, dalam kesempatan kuliah umum memaparkan sejumlah komitmen  dalam membangun NTT selama lima tahun mendatang. Dikatannya, “NTT memiliki kekayaan budaya dan alam yang sangat luar biasa, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kekayaan budaya dan alam tersebut adalah potensi besar dalam mengembangkan dunia pariwisata dan pertanian di wilayah NTT, yang pada akhirnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat NTT” Ungkap Gubernur NTT.

 

Suasan Kuliah Umum (Foto: Feliks Hatam)

Selanjutnya, Viktor,  mengharapkan agar semua jenis kearifan lokal dan tempat-tempat destinasi wisata dibuatkan narasi atau sejenis hikayat yang menarik, sebagai cara untuk memperkaya diri dan setiap generasi akan nilai-nilai budaya, sekaligus untuk memberi pengetahuan kepada wisatawan tentang  kearifan lokal dan tempat-tempat yang dikunjungi wisatawan, serta sebagai bekal bagi pemandu wisata (Guide) dalam men jelaskan objek wisata kepada wisatawan.

Pada akhir kuliah umum itu, Viktor mengapresiasi komitmen Yayasan Santu Paulus dalam meningkatkan kesejahteraan di Manggarai dan NTT umumnya melalui peningkatan SDM. Karena  itu, di hadapan peserta, Viktor mengharapkan pentingya kerja keras, belajar sungguh-sungguh untuk mematangkan cara berpikir, sekolah guru tidak selamanya menjadi guru, atau sekolah kesehatan tidak selamanya menjadi tenaga medis, karena banyak peluang yang harus diisi, asalkan kita menyiapkan diri.

 

Turut hadir  dalam kesempatan kuliah umum tersebut adalah wakapolda NTT, kadis Pariawisata NTT, bupati Manggari, Kapolres, Ketua Yayasan Santu Paulus, para Jurnalis, dan masyarakat umum.

 

Penulis: Feliks Hatam

Editor: Romo. Bone

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Drs. Eliterius Sennen, M.Pd: Merancang Kegiatan Pembelajaran Matematika Yang Berorientasi Hots.

Labuan Bajo-Paroki Nunang-Drs. Eliterius Sennen, M.Pd melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)  untuk guru-guru SD ...